Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Guru SMKN 1 Tapaktuan Penyandang Difabel Kembali Hasilkan Karya Inspiratif

humannesia.com / TAPAKTUAN - Guru SMK Negeri 1 Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Pinta Turang Dabutar kembali lahirkan karya tulis berbentuk buku berjudul "Asa Tak Bertepi."

Sebelumnya guru bidang studi akuntansi itu telah menuliskan 7 buah buku yang ber-ISBN dan mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri melalui Kepala Bidang Pembinaan SMK, Asbaruddin.

Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan, Kurnaidi kepada media ini, Minggu (5/2/2023) melalui telphon seluler mengatakan, gurunya telah menorehkan prestasi dengan menghasilkan karya menuliskan satu buku lagi.

"Pinta telah berhasil menuliskan 7 judul buku dan kali ini menambah 1 judul buku lagi. Semoga terus menuliskan buku dengan judul yang lain," ucapnya.

Kurnaidi selaku kepala sekolah memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan Pinta apalagi dia penyandang difabel begitu juga dengan prestasi guru dan siswa di SMK Negeri 1 Tapaktuan.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Pinta yang telah mengembangkan budaya literasi di sekolah ini semoga karya yang dihasilkan bermanfaat sebagai bahan bacaan," ujar Kurnaidi.

Secara terpisah saat dihubungi, Pinta Turang Dabutar menjelaskan, buku ini berisi tentang kisah-kisah inspiratif, diangkat dari berbagai kisah nyata dari beberapa orang yang menghadapi bermacam ujian maupun kesulitan dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. 

"Kesulitan hidup yang menghimpit terkadang membuat putus asa hampir saja menghampiri, namun mana kala teringat akan firman-firman Allah di dalam Al-Qur'an," tutur Pinta.

Maka, sikap optimis serta semangat hidup hadir kembali.

Disampaikannya, sebagai kitab suci yang berisi firman-firman Allah, Al-Qur'an menyimpan berbagai solusi jitu atas setiap permasalah hidup yang dihadapi oleh manusia.

Oleh karena itu sudah semestinya kita selalu membaca kitab suci Al-Qur'an seraya mempelajari tafsirnya supaya dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya.

"Buku ini saya tulis selama kurang lebih 2 bulan, setebal 220 halaman," pungkas Pinta.[]

Penulis : Baihaki