Murid SLBN Kota Langsa Lolos ke Nasional di Ajang FLS3N Jenjang Diksus
humannesia.com / LANGSA - Murid SLB Negeri Kota Langsa berhasil lolos ke tingkat nasional pada ajang (FLS3N) tingkat Provinsi Aceh jenjang Pendidikan Khusus (Dikdus) tahun 2026.

Kegiatan itu diikuti semua SLB dari semua rayon masing-masing kabupaten/kota, berlangsung di Kota Banda Aceh dan diselenggaran oleh Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh.
Pada pengumuman yang langsung ditutup oleh Kadisdik Aceh, Murthalamuddin SPd MSP di aula dinas setempat, Rabu (20/5) sore, mengumumkan salah seorang murid SLB Negeri Kota Langsa meraih juara satu sekaligus akan mewakili Aceh ke tingkat nasional.
SLB Negeri Kota Langsa merupakan perwakilan dari rayon IV (empat) terdiri dari tiga kabupaten/kota yaitu, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.
Kepala SLB Negeri Kota Langsa, Kristina Dewi, S.Pd kepada media ini, Jum'at (22/5) mengatakan, sekolah yang dipimpinnya itu berhasil meraih juara satu pada ajang FLS3N jenjang Diksus tingkat provinsi tahun 2026.
"Adysti Zulia Putri meraih satu tiket ke nasional karena menjadi yang terbaik pada cabang lomba Fashion Show jenjang SMPLB/SMALB di ajang FLS3N tingkat privinsi," sebut Dewi.
Katanya, selain Adysti Zulia Putri ada tiga orang murid lagi yang meraih juara dua tapi belum bisa mewakili Aceh ke tingkat nasional.
Kepala sekolah menyebutkan, tiga orang murid SLB Negeri Kota Langsa lainnya yang keluar sebagai juara dua yakni, Muhammad Hazizil pada cabang lomba Menggambar Ekspfesi jenjang SDLB.
Kemudian, atas nama Nurul Wardhani cabang lomba Melukis jenjang SMPLB/SMALB. Selanjutnya, Rasya Tawya Al Farisi cabang lomna Pantomim jenjang SMPLB/SMALB.
Terakhir, Muhammmad Ihsan cabang lomba Fotografi jenjang SMALB juga mencatatkan namanya sebagai juara dua dari SMALB Kota Langsa.
Dewi mengucapkan, terima kasih atas ketekunan murdinya yang telah berjuang di tingkat provinsi, bahkan ada yang melaju ke tingkat nasional.
Dikatakannya, prestasi ini tentu tidak terlepas dari peran aktif guru pembimbing yang selalu bekerja keras dan dedikasinya hingga meraih juara.
"Saya berterima kasih kepada semua warga sekolah, komite yang telah mendukung anak-anak kita untuk berlomba di provinsi hingga meraih juara, kemudian kepada Cabdisdik Kota Langsa yang selalu memberikan motivasi dan menjalin kerja sama yang baik," ucap Dewi.
Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidkan (Cabdisdik) Wilayah Kota Langsa, Antoni Samad ST MSi menyampaikan, selamat kepada murid SLB Negeri Kota Langsa yang lolos ke tingkat nasional.
"Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru pembimbing yang telah mengantarkan anak-anak emas kita ini meraih juara satu dan dua. Bagi anak-anak kami yang belum lolos ke tingkat nasional jangan berkecil hati dan patah semangat karena masih ada perlombaan lagi di tahun depan," imbuh Amtoni.
Diharapkannya, sisa waktu sebelum ikutnlomba di tingkat nasional, murid SLB Negeri Kota Langsa persiapkan diri dengan mental yang kuat dan percaya diri dengan terus berlatih secara tekun.
Begitu juga Antoni meminta kepada guru pembimbing agar melatih anak kita ini secara lebih serius lagi, semoga nantinya bisa meraih juara di level nasional yang akan membanggakan sekolah, daerah dan provinsi.
"Mari kita membangun pendidikan di Langsa ini, karena dulu sebelum pemekaran Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang ibu kotanya adalah Kota Langsa, dan saya sendiri saat bersekolah di STM yang berada di Kota Langsa, jadi saya bukan sebagai tamu di sini," pungkas Antoni.(***)

Kegiatan itu diikuti semua SLB dari semua rayon masing-masing kabupaten/kota, berlangsung di Kota Banda Aceh dan diselenggaran oleh Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh.
Pada pengumuman yang langsung ditutup oleh Kadisdik Aceh, Murthalamuddin SPd MSP di aula dinas setempat, Rabu (20/5) sore, mengumumkan salah seorang murid SLB Negeri Kota Langsa meraih juara satu sekaligus akan mewakili Aceh ke tingkat nasional.
SLB Negeri Kota Langsa merupakan perwakilan dari rayon IV (empat) terdiri dari tiga kabupaten/kota yaitu, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.
Kepala SLB Negeri Kota Langsa, Kristina Dewi, S.Pd kepada media ini, Jum'at (22/5) mengatakan, sekolah yang dipimpinnya itu berhasil meraih juara satu pada ajang FLS3N jenjang Diksus tingkat provinsi tahun 2026.
"Adysti Zulia Putri meraih satu tiket ke nasional karena menjadi yang terbaik pada cabang lomba Fashion Show jenjang SMPLB/SMALB di ajang FLS3N tingkat privinsi," sebut Dewi.
Katanya, selain Adysti Zulia Putri ada tiga orang murid lagi yang meraih juara dua tapi belum bisa mewakili Aceh ke tingkat nasional.
Kepala sekolah menyebutkan, tiga orang murid SLB Negeri Kota Langsa lainnya yang keluar sebagai juara dua yakni, Muhammad Hazizil pada cabang lomba Menggambar Ekspfesi jenjang SDLB.
Kemudian, atas nama Nurul Wardhani cabang lomba Melukis jenjang SMPLB/SMALB. Selanjutnya, Rasya Tawya Al Farisi cabang lomna Pantomim jenjang SMPLB/SMALB.
Terakhir, Muhammmad Ihsan cabang lomba Fotografi jenjang SMALB juga mencatatkan namanya sebagai juara dua dari SMALB Kota Langsa.
Dewi mengucapkan, terima kasih atas ketekunan murdinya yang telah berjuang di tingkat provinsi, bahkan ada yang melaju ke tingkat nasional.
Dikatakannya, prestasi ini tentu tidak terlepas dari peran aktif guru pembimbing yang selalu bekerja keras dan dedikasinya hingga meraih juara.
"Saya berterima kasih kepada semua warga sekolah, komite yang telah mendukung anak-anak kita untuk berlomba di provinsi hingga meraih juara, kemudian kepada Cabdisdik Kota Langsa yang selalu memberikan motivasi dan menjalin kerja sama yang baik," ucap Dewi.
Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidkan (Cabdisdik) Wilayah Kota Langsa, Antoni Samad ST MSi menyampaikan, selamat kepada murid SLB Negeri Kota Langsa yang lolos ke tingkat nasional.
"Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru pembimbing yang telah mengantarkan anak-anak emas kita ini meraih juara satu dan dua. Bagi anak-anak kami yang belum lolos ke tingkat nasional jangan berkecil hati dan patah semangat karena masih ada perlombaan lagi di tahun depan," imbuh Amtoni.
Diharapkannya, sisa waktu sebelum ikutnlomba di tingkat nasional, murid SLB Negeri Kota Langsa persiapkan diri dengan mental yang kuat dan percaya diri dengan terus berlatih secara tekun.
Begitu juga Antoni meminta kepada guru pembimbing agar melatih anak kita ini secara lebih serius lagi, semoga nantinya bisa meraih juara di level nasional yang akan membanggakan sekolah, daerah dan provinsi.
"Mari kita membangun pendidikan di Langsa ini, karena dulu sebelum pemekaran Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang ibu kotanya adalah Kota Langsa, dan saya sendiri saat bersekolah di STM yang berada di Kota Langsa, jadi saya bukan sebagai tamu di sini," pungkas Antoni.(***)
Kontributor : Baihaqi