Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hantam Pondasi Sekolah, SMAN 1 Setia Bakti Tumbangkan 3 Pohon Trembesi

Humannesia.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Setia Bakti kabupaten Aceh Jaya menumbangkan 3 pohon Trembesi, Sabtu ( 12/2/2022)

Bahaya Trembesi

Ketiga pohon yang diperkirakan sudah berusia belasan tahun tersebut sudah mengganggu fisik sekolah.

Kepala SMAN 1 Setia Bakti Maswadi S Pd menjelaskan bahwa tiga batang pohon Trembesi tersebut letanya tepat di dekat bangunan fisik sekolah

" Satu pohon letaknya pas di depan ruang kelas, satu lagi di depan WC siswa, dan satunya lagi di samping lapangan upacara" rinci Maswadi yang baru menjabat 3 Minggu di sekolah tersebut

Maswadi menambahkan, jarak 3 pohon tersebut diperkirakan rata-rata 3 meter dengan bangunan, sehingga sebagian pondasi sudah mulai retak akibat hantaman keras dari akar Trambesi.

Bahaya Trembesi

Dirinya bersama warga sekolah berinisiatif untuk segera menyelamatkan fisik sekolah, dengan memotong ketiga pohon tersebut, walaupun terkesan sudah mengurangi suasana rindang selama ini.

"Pemotongan pohon tersebut juga sudah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak" ujarnya

Namun demikian, tambahnya pihak sekolah akan segera menghijaukan kembali perkarangan sekolah dengan berbagai macam tanaman

"InsyaAllah, kami bersama-sama akan menanam kembali beberapa tanaman, baik berupa bunga maupun pepohonan" jelasnya 

Sementara Ketua OSIS SMA Negeri 1 Setia Bakti Via Mulia Safira sangat mendukung pemotongan pohon trembesi

" Pohon trembesi sudah membahayakan, akarnya sudah merusak bangunan, dan dedaunannya pun sudah sangat lebat, sehingga mengotori lingkungan sekolah" ujarnya

Pohon trembesi memang sangat membahayakan, Berikut Beberapa Bahaya Trembesi 

1. Trembesi merupakan fast growing species (cepat tumbuh besar). Dengan perakaran dangkal sehingga menjalar kemana-mana dan bisa merusak pondasi bangunan bahkan mengangkat badan jalan. Penanaman Trembesi yang relatif dekat dengan  sisi rumah kita jadi sangat berpotensi untuk merusak pondasi rumah

2. Trembesi mempunyai dahan yang cukup getas (mudah patah) sehingga membahayakan anak-anak kita jika bermain di bawahnya. Trembesi yang ditanam dibawah jaringan kabel listrik sangat mengganggu dan mengancam keselamatan bersama jika pertumbuhannya melebihi jaringan kabel di atasnya, karena sifatnya dahannya yang mudah patah jika terkena agin kencang akan sangat berbahaya jika sampai memutuskan kabel listrik.

3. Trembesi termasuk tumbuhan yang agresif dan invasif sehingga menghambat pertumbuhan spesies lain di bawah atau di dekatnya. Terlebih jika kita ingin menanam tumbuhan buah-buahan atau hortikultura di sekitar rumah kita pasti pertumbuhannya akan terhambat jika ada Trembesi di dekatnya. 

Ingat, Trembesi bukan spesies asli Indonesia, spesies berpredikat ''impor'' biasanya merupakan tanaman yang invasif seperti akasia berduri (Acacia nilotica) yang menjadi gulma yang mengancam Kehidupan Banteng Liar di Taman Nasional Baluran yang sejatinya didatangkan dari Australia untuk meminimalisir kebakaran savana.

Semoga penjelasan di atas menjadi rujukan kepada kita semua, sebelum menanam di lingkungan dan lokasi lainnya.